HAPERNAS 2026 menjadi momentum untuk memperkuat upaya menghadirkan hunian yang layak dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Hunian layak tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan tempat tinggal, tetapi juga mencakup aspek keamanan, kenyamanan dan kualitas permukiman.
Semangat tersebut hadir dalam HAPERNAS 2026 yang mengusung tema “Hunian Layak untuk Semua”. Kegiatan ini mempertemukan berbagai pihak dari sektor perumahan dan konstruksi, termasuk produsen material bangunan. RTF turut berpartisipasi dengan menghadirkan tiga brand, yaitu DR.SHIELD, DR.SONNE, dan DR.HOUZ.
HAPERNAS 2026 Bawa Semangat “Hunian Layak untuk Semua”
Peringatan Hari Perumahan Nasional (HAPERNAS) 2026 di Surabaya menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Tahun ini, HAPERNAS mengusung tema “Hunian Layak untuk Semua: Menjembatani Kesenjangan antara Kebutuhan, Keterjangkauan, dan Ketersediaan” dan berlangsung di Surabaya Expo Center (SUBEC), eks Hi-Tech Mall (THR), pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
HAPERNAS 2026 mempertemukan pemerintah, akademisi, komunitas, pengembang, sektor swasta, dan masyarakat untuk membahas kebutuhan hunian yang terus berkembang.
Deisy Puspitarini, S.T., M.T. selaku Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman DPRKPP Kota Surabaya, menjelaskan bahwa kolaborasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan HAPERNAS 2026.
“Tujuan kita adalah untuk menghimpun atau mengkolaborasikan dengan beberapa stakeholder bisa dari akademisi, pengembang atau swasta, kemudian dari komunitas, dari pemerintah juga kita berkolaborasi untuk mewujudkan hunian yang layak untuk semua.”
RTF Turut Berpartisipasi dalam HAPERNAS 2026
Sebagai produsen material bangunan, RTF turut berpartisipasi dalam HAPERNAS 2026 dengan menghadirkan tiga brand, yaitu DR.SHIELD, DR.SONNE, dan DR.HOUZ. Kehadiran ketiganya menjadi bagian dari keterlibatan RTF untuk memperkenalkan pilihan material untuk kebutuhan konstruksi dan hunian.
Kehadiran RTF sejalan dengan upaya HAPERNAS 2026 untuk memperluas kolaborasi dengan penyedia material. Deisy Puspitarini, S.T., M.T. selaku Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman DPRKPP Kota Surabaya, menjelaskan keterlibatan produsen material membantu menghadirkan material yang sesuai untuk mendukung hunian layak.
“Sangat membantu kami terutama untuk pemilihan material-material yang ber-durable lama yang kemudian bisa tahan cuaca salah satunya dengan DR.SHIELD. Jadi kita memang mengajak beberapa vendor, produsen kita ajak untuk berkolaborasi untuk mewujudkan hunian yang layak bagi warga kota Surabaya.”
Kontribusi Material Berkualitas untuk Mendukung Hunian Layak
Hunian layak tidak hanya membutuhkan desain yang sesuai, tetapi juga material yang mendukung fungsi bangunan. Pemilihan material perlu mempertimbangkan karakteristik, fungsi, dan penggunaannya untuk menunjang kebutuhan penghuni.
Kehadiran pameran material dalam HAPERNAS 2026 memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat material secara langsung. Chelsea Angraini sebagai pengunjung menilai pameran tersebut dapat menambah pengetahuan mengenai material dan penggunaannya dalam bidang arsitektur.
“Di sini ada pameran arsitektur dan juga ada pameran boot yang kita bisa lihat langsung materialnya kayak gimana, lalu fungsinya apa, penggunaannya kayak gimana. Jadi bisa menambah ilmu untuk seputar arsitektur kayak gimana”
Baca Juga: DR.SHIELD Jadi Pilihan Proyek Pemerintah: Atap UPVC untuk Rusunawa Wonorejo Surabaya
Komitmen RTF untuk Mendukung Perkembangan Dunia Konstruksi Indonesia
Partisipasi dalam HAPERNAS 2026 menjadi salah satu bentuk keterlibatan RTF untuk mendukung perkembangan sektor konstruksi Indonesia. Melalui kehadiran DR.SHIELD, DR.SONNE, dan DR.HOUZ, RTF memperkenalkan pilihan material yang mendukung berbagai kebutuhan bangunan.
Firdha Ludvia sebagai Panitia HAPERNAS 2026 berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi perkembangan perumahan dan permukiman di Indonesia.
“Semoga adanya HAPERNAS 2026 ini menjadi titik awal atau titik cahaya untuk lebih melayakkan perumahan dan permukiman di seluruh Indonesia.”