SURABAYA – Bagi sebuah perusahaan manufaktur, keberhasilan tidak hanya diukur dari angka penjualan, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran mereka mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitarnya. Hal inilah yang menjadi landasan utama bagi Roof To Floor (RTF). Melalui inisiatif sosial bertajuk “Payung Harapan”, RTF hadir untuk memberikan lebih dari sekadar bantuan material, melainkan membangun kembali martabat dan harapan melalui hunian yang layak.
Baru-baru ini, RTF berkolaborasi dengan program pemerintah melalui progam “Dandan Omah” dari DPRKPP untuk melakukan renovasi total pada rumah salah satu warga bernama Ibu Ami Tamao yang berlokasi di Babadan no.45 RT.001/RW.95, Gundih, Kec. Bubutan, Surabaya. Proyek ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dapat menjadi solusi dalam mengatasi masalah pemukiman tidak layak huni yang masih banyak ditemui di wilayah perkotaan.

Rumah ibu Ami sebelum renovasi
Kisah Ibu Ami: Perjuangan di Bawah Atap yang Rapuh
Penerima manfaat dari Program CSR Roof To Floor kali ini adalah Ibu Ami Tamaro, seorang ibu tunggal dengan tiga anak yang bekerja sebagai buruh di pabrik kayu. Selama bertahun-tahun, Ibu Ami dan anak-anaknya tinggal dalam kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. Atap rumahnya sudah dalam kondisi lapuk dan hampir roboh, sehingga setiap kali hujan turun, kebocoran terjadi di seluruh sudut rumah.
Kondisi tersebut memaksa Ibu Ami untuk tetap terjaga saat malam hari demi menguras air yang membanjiri rumahnya hingga setinggi lutut agar anak-anaknya tetap bisa tidur. Tidak hanya masalah kebocoran, rumah tersebut juga tidak memiliki fasilitas sanitasi yang memadai. Selama bertahun-tahun, keluarga ini tidak memiliki septic tank atau kamar mandi yang layak, sehingga mereka harus menumpang ke rumah tetangga atau menunggu hingga sampai di tempat kerja untuk sekadar buang air. Listrik di rumah tersebut pun sangat minim, hanya mengandalkan satu bola lampu yang harus digeser-geser ke setiap ruangan sesuai kebutuhan.

Intervensi Payung Harapan: Sinergi RTF dan Pemerintah
Melihat kondisi tersebut, Roof To Floor (RTF) melalui program Payung Harapan bergerak untuk menyalurkan bantuan. Fokus utama dari intervensi ini adalah pembenahan struktur fisik bangunan secara menyeluruh, mulai dari dinding, lantai, hingga yang paling krusial adalah sistem atap. RTF memahami bahwa rumah yang layak huni harus memenuhi syarat penghawaan, pencahayaan, dan keamanan struktur.
Dalam proyek renovasi ini, RTF menyuplai material atap UPVC dari lini DR.SHIELD sebagai komponen utama pelindung rumah. Penggunaan material ini bukan tanpa alasan. Sebagai brand yang sudah terintegrasi dengan standar kualitas dinas dan pemerintah, DR.SHIELD dipilih karena memiliki durabilitas namun tetap ringan, sehingga memudahkan proses instalasi di pemukiman padat penduduk.
Efisiensi Konstruksi: Atap Selesai dalam Satu Hari
Salah satu aspek teknis yang menonjol dari Program CSR Roof To Floor ini adalah kecepatan pengerjaannya. Mengingat kondisi rumah Ibu Ami yang sudah tidak layak pakai, tim pelaksana dituntut untuk bekerja dengan efisien. Penggunaan atap UPVC DR.SHIELD memberikan keuntungan besar dalam hal waktu pengerjaan. Karena bobotnya yang ringan dan sistem pemasangan yang praktis, proses instalasi seluruh atap rumah hanya memakan waktu satu hari saja.
Meskipun terdapat kendala teknis saat penggalian septic tank karena kondisi tanah yang berbatu, keseluruhan proses renovasi rumah berukuran 5×6 meter ini berhasil diselesaikan dalam kurun waktu sekitar 23 hingga 24 hari. Kecepatan ini sangat berarti bagi keluarga Ibu Ami agar mereka dapat segera menempati hunian yang aman dan nyaman tanpa harus menunggu waktu pembangunan yang terlalu lama.
Hasil Transformasi: Hunian Sejuk dan Layak Huni
Setelah renovasi selesai, perbedaan yang dirasakan sangatlah drastis. Jika sebelumnya rumah terasa panas dan pengap, kini suhu di dalam ruangan menjadi lebih sejuk. Hal ini merupakan keunggulan dari material atap UPVC DR.SHIELD yang memiliki kemampuan insulasi panas alami, sehingga sinar matahari tidak langsung menyerap ke dalam ruangan.
Ibu Ami mengungkapkan rasa syukurnya karena kini ia tidak lagi perlu khawatir akan banjir atau bocor saat hujan turun. Rumah barunya kini telah dilengkapi dengan fasilitas sanitasi (septic tank) sendiri, pencahayaan yang merata, dan struktur bangunan yang kokoh. “Alhamdulillah kenyamanan sudah nyaman, atap lebih bagus. Dulu adem tapi sekarang lebih adem,” ungkap Ibu Ami dengan penuh kebahagiaan setelah melihat hasil transformasi rumahnya.

hasil transformasi rumah ibu Ami setelah renovasi
Komitmen Berkelanjutan Roof To Floor
Program CSR Roof To Floor melalui inisiatif Payung Harapan ini bukan sekadar aktivitas sekali jalan. RTF berkomitmen untuk terus menjadikan program ini sebagai bagian dari identitas korporat yang peduli terhadap isu-isu sosial. Dengan menyediakan solusi bangunan mulai dari atap hingga lantai, RTF ingin memastikan bahwa setiap rumah yang dibangun atau direnovasi mampu memberikan perlindungan maksimal bagi penghuninya.
Kesuksesan proyek di rumah Ibu Ami menjadi motivasi bagi RTF untuk menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan di wilayah lain. Bagi Roof To Floor, setiap lembar atap yang terpasang bukan hanya tentang fungsi teknis, tetapi tentang janji perlindungan dan langkah awal menuju kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera dan bermartabat. RTF percaya bahwa dengan rumah yang layak, sebuah keluarga dapat tumbuh dengan sehat dan anak-anak dapat mengejar mimpi mereka dengan semangat.